Hendra Nurdin Sindir Keras: Selama Masih Ada Warga di Botuwombato, Jalan Wajib Dibangun 2026

MAESTRO-NEWS.COM, GORUT – Reses Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Hendra Nurdin, SHi, di Desa Botuwombato, Kecamatan Kwandang, Sabtu (30/8), berubah menjadi ajang kritik keras soal ketertinggalan infrastruktur.

Di tengah hujan deras, warga tetap berbondong-bondong hadir menyampaikan keluhan mereka, terutama soal jalan rusak yang sudah lama dibiarkan. Hendra pun tidak menutupi kekesalannya.

“Desa-desa lain sudah menikmati jalan bagus, sementara Botuwombato dibiarkan dengan jalan rusak. Jika masih ada manusia di Botuwombato, maka wajib hukumnya jalan dibangun pada 2026,” tegasnya lantang di hadapan warga dan pejabat yang hadir.

Hendra bahkan mengaku hanya memperoleh satu suara dari desa ini pada Pileg lalu. Namun, menurutnya, suara politik bukanlah alasan untuk mengabaikan hak masyarakat.

“Saya hadir di sini bukan karena suara, tapi karena keadilan. Botuwombato harus diperlakukan sama seperti desa lainnya,” katanya.

Untuk mempertegas komitmennya, Hendra turut menghadirkan Dinas PUPR dan Dinas Pertanian dalam reses tersebut. Ia menilai dua sektor ini adalah masalah paling mendesak yang harus segera disentuh pemerintah.

“Ini tantangan bagi saya. Sekalipun peluangnya kecil, saya akan tetap memperjuangkan agar jalan Botuwombato masuk prioritas pembangunan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *