Koperasi Cahaya Tambang Gorontalo Utara Resmi Dilaunching, Bupati: “Ini Hadiah Berharga untuk Ekonomi Daerah”

 


Bupati Gorontalo Utara bersama jajaran pendiri Koperasi Cahaya Tambang melakukan pemotongan tumpeng sebagai tanda peresmian koperasi.(dok.ist)

 

Maestro-News.Com, Gorontalo Utara — Koperasi Cahaya Tambang Gorontalo Utara resmi dilaunching dengan mengusung tema “Cahaya Koperasi Terangi Ekonomi: Dari Anggota untuk Anggota”. Peresmian tersebut dibuka langsung oleh Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, dan dihadiri oleh para tokoh pendiri serta ratusan masyarakat penambang.

Hadir sebagai Dewan Pendiri Koperasi, antara lain Ir. Dewi Sartika Pasande, Prof. Dr. Yeheskiel M. Tiranda, SH., MH., Andi Nurpati (mantan Ketua KPU RI), Jonathan, SH, Mr. Edy, serta para penambang dari berbagai wilayah.

Ketua Asosiasi Penambang: Perjalanan Ini Tidak Mudah

Pendiri sekaligus Ketua Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Gorontalo Utara, Abdul Azis Latif, menegaskan bahwa peluncuran koperasi ini merupakan hasil dari perjuangan panjang.

“Banyak yang meragukan kami, bahkan mengatakan koperasi ini tidak akan jadi. Tapi kami tidak patah semangat. Keraguan itu menjadi cambuk bagi kami. Alhamdulillah hari ini kami berada di puncak launching Koperasi Cahaya Tambang Gorontalo Utara,” ujarnya.

Azis menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi koperasi kepada calon anggota, termasuk penyampaian legalitas, skema kerja sama dengan masyarakat yang berada di kawasan konsesi, dan rencana tata kelola tambang.

Ia juga mengungkapkan bahwa koperasi telah mendapatkan akses aplikasi dari Kementerian untuk mengetahui kandungan deposit logam, perak, dan tembaga di wilayah Gorontalo Utara.

“Izin kami adalah untuk pertambangan emas dan perak,” tegasnya.

Bupati Thariq: Bicara Tambang, Bicara Gorontalo Utara

Dalam sambutannya, Bupati Thariq Modanggu menyampaikan bahwa tambang merupakan identitas historis Gorontalo Utara.

“Bicara tambang, bicara Gorontalo Utara. Daerah ini satu-satunya yang memiliki sejarah panjang pertambangan, termasuk adanya benteng emas di Kwandang,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menandatangani usulan 11 blok pertambangan untuk dibahas bersama DPRD Gorontalo Utara.

“Secara subjektif saya mengatakan, kegiatan hari ini menjadi hadiah berharga untuk saya dan Ibu Wakil Bupati, sekaligus untuk ekonomi Gorontalo Utara,” ujar Bupati.

Harapan untuk Ekonomi Daerah

Peresmian ini diharapkan menjadi tonggak baru pengelolaan pertambangan berbasis koperasi yang lebih profesional, berlegalitas, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat penambang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *